ARTIKEL

PROFIL DESA

28 Juli 2025 12:12:50 Administrator 11 Kali Dibaca

Desa Susukan merupakan salah satu desa strategis di Kabupaten Banjarnegara karena menjadi pusat pemerintahan Kecamatan Susukan. Terletak di kawasan dataran rendah dengan ketinggian sekitar 46 meter di atas permukaan laut, Desa Susukan tidak hanya memiliki letak geografis yang menguntungkan, tetapi juga menjadi simpul ekonomi, administrasi, dan sosial budaya di wilayah barat Banjarnegara. Lokasi desa ini berbatasan dengan beberapa desa lain seperti Kedawung di sebelah timur, Panerusan Wetan di barat, serta Gumelem Wetan dan Kulon di selatan.

Kondisi Wilayah dan Pemerintahan

Desa Susukan adalah bagian dari Kecamatan Susukan yang secara keseluruhan memiliki luas wilayah sekitar 5.266 hektare dan terdiri dari 15 desa, 58 dusun, 78 RW, dan 347 RT. Sebagai pusat kecamatan, Desa Susukan memiliki struktur pemerintahan desa yang lengkap, mulai dari kepala desa, sekretaris desa, hingga kepala dusun dan perangkat administratif lainnya. Pemerintahan desa aktif menjalankan berbagai program pembangunan berbasis partisipasi warga dan transparansi anggaran.

Berdasarkan data terakhir, jumlah penduduk Desa Susukan mencapai sekitar 3.567 jiwa. Jumlah ini turut berkontribusi terhadap populasi Kecamatan Susukan yang mencapai lebih dari 65.000 jiwa pada pertengahan tahun 2024. Struktur demografis desa terdiri atas berbagai kelompok usia dan profesi yang beragam, mencerminkan dinamika sosial ekonomi yang hidup.

Ekonomi: Pertanian sebagai Tulang Punggung, UMKM Sebagai Penggerak

Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Desa Susukan. Wilayah di bagian utara dan timur desa memiliki lahan subur yang dimanfaatkan untuk menanam padi dan jagung, dengan dukungan irigasi teknis dari jaringan saluran air yang dikelola bersama oleh kelompok tani. Selain pertanian, warga juga mengembangkan peternakan kecil, perikanan air tawar, dan kebun rumah tangga sebagai penopang ekonomi keluarga.

Di sisi lain, sektor wiraswasta dan UMKM mulai menunjukkan geliat positif. Produk lokal seperti tempe kripik, kue rumahan, serta kerajinan tangan berbahan bambu dan batik Gumelem mulai merambah pasar luar desa. Warga yang bekerja sebagai pedagang, buruh, guru, dan pegawai pemerintahan juga menciptakan keragaman mata pencaharian yang mendorong perputaran ekonomi.

Pemerintah desa dan kelompok KKN mahasiswa turut mendorong lahirnya program-program pemberdayaan ekonomi desa melalui pelatihan kewirausahaan, pelabelan produk lokal, dan pemasaran berbasis digital.

Permukiman dan Infrastruktur

Desa Susukan memiliki permukiman yang relatif padat, terutama di sekitar pusat kecamatan dan jalan utama. Infrastruktur dasar seperti jalan desa, jembatan penghubung, balai desa, sekolah dasar, dan fasilitas kesehatan telah tersedia dan terus ditingkatkan kualitasnya. Pemukiman warga juga telah dilengkapi dengan akses listrik, air bersih, jaringan seluler, serta sinyal internet yang mendukung aktivitas digital masyarakat.

Salah satu capaian penting adalah tersedianya layanan pengelolaan sampah melalui penyediaan bak sampah umum di beberapa titik, yang dibarengi dengan edukasi pemilahan sampah oleh kader lingkungan dan mahasiswa KKN. Hal ini menjadi langkah awal menuju desa yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Pendidikan dan Pelayanan Publik

Dalam sektor pendidikan, Desa Susukan memiliki SD Negeri 1 Susukan yang terakreditasi B, lengkap dengan fasilitas dasar seperti ruang kelas, perpustakaan, dan koneksi internet. Di luar itu, anak-anak usia dini dan pelajar juga mengakses pendidikan di madrasah, taman kanak-kanak, serta sekolah di desa tetangga.

Layanan publik di desa terus dikembangkan secara digital, termasuk pelayanan surat keterangan online, penyusunan profil desa berbasis data RT/RW, serta penggunaan media sosial dan website desa sebagai sarana penyampaian informasi resmi dan agenda kegiatan warga.

Anggaran dan Tata Kelola Keuangan Desa

Desa Susukan menunjukkan pengelolaan keuangan desa yang cukup baik. Pada tahun 2023, total pendapatan desa mencapai Rp 2,323 miliar, sementara realisasi belanja sebesar Rp 2,231 miliar, dengan serapan anggaran mencapai 93,9%, menunjukkan akuntabilitas dalam menjalankan program kerja. Belanja desa difokuskan pada pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan sosial budaya. Desa juga terus mendorong pemanfaatan Siskeudes dan sistem pelaporan keuangan digital agar transparansi dan efisiensi semakin meningkat.

Budaya Lokal dan Identitas Sosial

Desa Susukan sangat kental dengan identitas budaya Jawa Banyumasan. Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah dialek Banyumas yang khas, dengan tutur halus namun egaliter. Tradisi lokal seperti kenduri, nyadran, dan selametan panen masih lestari di tengah masyarakat. Perayaan 17 Agustus menjadi momentum tahunan yang memperkuat solidaritas dan nasionalisme warga melalui kegiatan lomba, karnaval budaya, upacara bendera, hingga malam tasyakuran bersama.

Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image
 

Statistik

Agenda

Sinergi Program

Komentar

Belum ada data komentar.

Media Sosial

Peta Wilayah Desa

Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah
Desa : Susukan
Kecamatan : Susukan
Kabupaten : Banjarnegara
Kodepos : 53475
Telepon :
Email :

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:17
    Kemarin:44
    Total Pengunjung:1.046
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:216.73.216.88
    Browser:Mozilla 5.0